Hippo

Hippo Hippo trans bergerak di bidang jasa travel

21/06/2014

Biro perjalanan yang nyaman

Hippo trans bergerak di bidang jasa travel

21/06/2014

MELAKUKAN perjalanan (safar) adalah hal lumrah bagi setiap orang, baik itu perjalanan dekat maupun jauh. Di saat perjalanan, tentu kita banyak menemui berbagai medan jalan, mulai dari berkelok, menanjak, menikung, atau jalan yang dianggap ‘angker’ dan berbahaya. Tentu kita sebagai Muslim jangan terpengaruh oleh aneka khurafat tentang keangkeran sebuah jalan, yang pada akhirnya akan mencelakakan.

Adapun Rasulullah sebagai pribadi agung dan teladan bagi umatnya, telah memberikan tuntunan dalam melakukan sebuah perjalanan agar diberkahi dan selamat dengan izin Allah SWT. Berikut di antaranya:

1. Beliau s**a memulai perjalanan pada awal siang, dan pada hari kamis.

2. Beliau memakruhkan melakukan perjalanan sendirian, apalagi pada malam hari.

3. Beliau bertakbir tiga kali ketika menaiki untanya, kemudian berdoa “Maha suci allah yang telah menundukkan semua ini bagi kami padahal kami sebelumnya tidak mampu menguasainya, dan sesungguhnya kami akan kembali kepada tuhan kami.” (QS. az-Zukhruf: 13 -14), lalu beliau membaca doa safar yang artinya “Ya Allah, aku memohon kepada-Mu kebaikan dan ketaqwaan dalam perjalalananku ini, dan beramal sesuai dengan yang kau ridhai. Ya Allah ringankanlah perjalanan kami dan lipatlah jaraknya.” (HR. Muslim).

4. Apabila dalam perjalanan pulang, Beliau menambahkan: “Kami kembali, kami bertaubat, kami beribadah dan memuji Tuhan kami.” (HR. Muslim).

5. Di saar Rasulullah SAW berada di jalan menanjak, beliau bertakbir, apabila jalan menurun, beliau bertasbih. Beliau juga berwasiat ‘Aku wasiatkan kau agar bertaqwa kepada Allah dan bertakbir setiap menanjak ke tempat yang tinggi.’ (HR. Tirmidzi dan Ibnu Majah). Ketika ada sesorang berkata kepadanya: “Ya Rasulullah, aku ingin melakukan perjalanan, Kemudian Beliau berpesan padanya: ‘Saya mewasiatkanmu agar kamu senantiasa bertakwa kepada Allah SWT. dan bertakbir (jika berjalan di tempat) yang tinggi.”

6. Rasulullah juga bersabda: “Apabila salah seorang dari kalian berhenti di suatu tempat, maka hendaklah dia berdoa: ‘Aku belindung dengan perantara kalimatnya yang sempurna atas keburukan yang dia ciptakan). maka tidak ada yang mencelakainya hingga dia pergi dari tempat itu.’ (HR Muslim).

Semoga Allah senantiasa melindungi kita dalam setiap perjalanan.

17/05/2014

Nasihat bajaksana bajaksini
● Berhentilah menuntut ilmu, karena ilmu tidak bersalah.
● Jangan membalas budi krn blm tentu budi yg melakukannya.
● Jangan mengarungi lautan, krn karung lebih cocok untuk beras.
● Berhenti juga menimba ilmu, krn ilmu tdk ada di dlm sumur
● Yg paling penting, jangan lupa daratan, krn kalau lupa daratan akan tinggal dimana...???
● Jangan ngurusin orang krn blm tentu org itu pengen kurus.
● Dan janganlah bangga menjadi atasan. Karena di Pasar Baru atasan 10rb dapat 3 potong

14/05/2014

Berikut ini beberapa tips yang perlu diperhatikan baik oleh sopir atau penumpang agar perjalanan yang ditempuh semakin menyenangkan: 2/
6. Perhatikan Jalan Darurat
Bagi penumpang yang naik transportasi umum seperti kereta, Bis, kapal laut atau pesawat, jangan lupa memahami situasi darurat selama perjalanan. Ikuti semua petunjuk yang diberikan. Usahakan mengenali pintu masuk atau keluar sehingga kita cepat mengambil tindakan saat kondisi darurat terjadi.
7. Beristirahat Yang Cukup
Dalam perjalanan beristrahat yang cukup mutlak dilakukan. Jangan paksakan mengemudi saat kondisi tubuh melemah. Usahakan tidur malam hari bagi penumpang. Ingatkan pengemudi untuk membawa kendaraan dengan kecepatan normal. Bila konsentrasi pengemudi mulai pecah, tawarkan ia untuk beritirahat sejenak. Memaksakan diri saat kondisi labil dapat mendatangkan maut bagi semua orang.
8. Tentukan Titik Singgah
Sebelum perjalanan jauh di mulai, ada baiknya bagi pemilik kendaraan pribadi untuk menentukan titik singgah. Perlu dipikirkan dimana tempat yang paling cocok untuk beristirahat, makan atau menginap.
9. Dan Berdoa
Mudah-mudahan dengan melakukan tips di atas perjalanan kita semakin nyaman dan aman. Selamat berkendara.

13/05/2014

Berikut ini beberapa tips yang perlu diperhatikan baik oleh sopir atau penumpang agar perjalanan yang ditempuh semakin menyenangkan.

1. Jaga Stamina

Kondisi fisik yang tidak prima dapat membuat perjalanan kita terganggu. Untuk itu hindari begadang sebelum memutuskan berkendara terutama perjalanan yang dipandang jauh. Tunda saja perjalanan kita bila memang kondisi fisik tidak mengizinkan.

2. Hindari Perasaan Selalu Mabuk Kendaraan

Sopir umumnya tahan banting dengan gejala mual dan mabuk. Beda halnya dengan penumpang. Terkadang sebelum berangkat mereka sudah bersugesti selalu mabuk dalam perjalanan. Perasaan ini bisa dialihkan dengan menikmati pemandangan, membaca, atau mendengarkan musik.

Penting juga membawa obat anti mabuk untuk menghilangkan kecemasan itu. Bila tubuh tak mau menerima semua yang berbau obat-obatan modern, gunakan obat tradisional saja seperti mengkonsumsi sekerat ubi jalar sebelum keberangkatan. Serat ubi jalar dapat membantu keseimbangan cairan dalam tubuh. Selain itu Ubi jalar mengandung Vitamin B kompleks, vitamin C, betakaroten, kalium, dan kalsium yang terbukti efektif meredakan rasa mual.

3. Cek Kondisi Kendaraan

Kenyamanan di perjalanan turut ditentukan oleh kondisi kendaraan. Pengemudi atau sopir hendaknya mengecek kendaraan terlebih dahulu sebelum memulai perjalanan yang tergolong jauh. Siapkan ban serap dan peralatan agar tak perlu khawatir pecah ban di hutan lebat. Lihat juga tekanan angin pada ban karena tiap kendaraan berbeda-beda tekanannya dan juga dipengaruhi faktor muatan. Ban adalah elemen kendaraan yang paling vital karena ban inilah yang akan berhadapan langsung dengan permukaan jalan. Pastikan semua elemen kendaraan lain juga berfungsi dengan baik agar perjalanan kita menjadi nyaman.

4. Pasang Pengaman Diri

Bila kondisi kendaraan sudah dipastikan aman, jangan lupa pasang pengaman saat berkendara. Gunakan Helm Standar Nasioanal (SNI) bagi pengendara roda dua. Pasang sabuk pengaman bagi pengemudi kendaraan roda empat, itu untuk mencegah kejadian fatal yang tidak kita inginkan.

5. Taati Rambu Hukum

Mentaati rambu-rambu lalu lintas adalah modal utama selain kondisi kendaraan yang laik jalan. Selain itu kelengkapan surat menyurat juga perlu diperhatikan. Banyak perjalanan menjadi terhambat karena kita s**a melanggar hukum seperti tidak mentaati rambu-rambu lalu lintas, melaju dengan kecepatan tinggi, bahkan lupa membawa surat menyurat sebelum berangkat. Hal ini perlu diperhatikan agar perjalanan kita, baik jauh mau pun dekat tidak tersandung perkara hukum.

Address

Wonogiri
57671

Telephone

081295174341

Website

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Hippo posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Share