VIDE Freeman Holdings in Florida, Global Digital Consultant

VIDE Freeman Holdings in Florida, Global Digital Consultant VIDE Freeman Enterprise Inc (VFE) Digital Transformation Service company Agile Data Centers Operates in more than 3 locations around the world.

3.

Dwika Sudrajat is Global Digital Project Manager, Scrum Master
http://vide-freeman-corp-jakarta.business.site
https://www.youtube.com/watch?v=pv1lMHNaxsc
VIDE Freeman Inc is based out of United States with 4 offices with headquarters in Orlando, FL (USA), Brach office in Anaheim- California, APAC office in Hong Kong, (HK) and 1 domestic offices at Jakarta to support Indonesia clients. VIDE Freeman

is having 50+ employees working with annual turnover of $ 1 million. VIDE Freeman provides IT / Non IT services solutions to its Fortune 500 clients. Since 2014, VIDE Freeman has utilized both SOW-based models and global contingency and permanent services to deliver industry-specific, streamlined, and customized IT / Non IT solutions and services. Email: [email protected]
VIDE Freeman Corporation
ABOUT US
Experience and quality you can depend on

1. A worldwide company founded in 2014, headquartered in Orlando, Florida – USA.

2. The largest and the most experienced IT Solutions. We offer 2 free hours to have us run a full audit on your network infrastructure and map out any weak points, finding issues before they even occur. That's the VIDE Freeman Corp Difference; proactive maintenance to prevent downtime. We don't wait around for things to break; we keep your business up and running all day, every day. Why experience a loss in productivity or get slammed with high computer repair bills? We want you to expand and grow.

4. Provides services for more than 1 million of people around the world. Each company applies information technology in a different way to meet its own distinct mission, goals and day-to-day operations through various job function and skill levels. That’s why we offer “Coaching as Unique as You Are”. Your company can choose from business application coaching and/or any combinations of other counseling solutions. The outcome of VIDE Freeman Corporation Model is a distinct process between Preparation, Presentation, Performance and Validation, which also incorporates Interaction and Motivation. In addition, the course manual incorporates design techniques including special visual cues, scenario-based performance labs, frequent content review sessions and a full table of content and index. This way, the manuals will also serve as valuable classroom aid and a handy reference for years to come. Industry surveys consistently point to the top quality of VIDE Freeman Corporation Consultants. Not only are they highly knowledgeable about the courses they teach, VIDE Freeman Corporation Consultants are excellent communicators skilled in adapting to unique student learning requirements in the classroom.

Fight
06/12/2026

Fight

Berlayar dengan Yach
06/12/2026

Berlayar dengan Yach

06/07/2026
Tenis
06/07/2026

Tenis

06/06/2026

Bagaimana intelijen dan hukum AS berhasil membekukan serta menyita penyitaan aset kripto senilai 1 milyar dolar AS (sekitar Rp16,3 triliun sampai Rp17,8 triliun) milik Iran:

1. Sanksi dan Intervensi terhadap Crypto Exchange (Bursa Kripto)
Meskipun Bitcoin disimpan di dompet digital, sebagian besar aset milik rezim Iran, pejabat, atau entitas proksinya mengalir melalui bursa penukaran untuk dicairkan menjadi mata uang fiat (seperti Dolar atau Euro) atau stablecoin.

Sanksi Terhadap Nobitex dkk: Kantor Pengawasan Aset Luar Negeri AS (OFAC) menjatuhkan sanksi berat kepada bursa kripto terbesar di Iran, seperti Nobitex, Wallex, Bitpin, dan Ramzinex. Bursa-bursa ini dituduh memproses miliaran dolar untuk membiayai Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) dan menyamarkan transaksi.

Tekanan pada Bursa Internasional: Karena bursa-bursa lokal Iran ini tetap membutuhkan likuiditas global, mereka sering berinteraksi dengan bursa internasional. AS memaksa bursa kripto global yang tunduk pada hukum AS (atau yang takut terkena sanksi sekunder) untuk langsung membekukan akun-akun (custodial wallets) yang terdeteksi terhubung dengan IP atau identitas dari jaringan Iran tersebut.

2. Pelacakan Blockchain (Blockchain Analytics)
Sifat dasar Bitcoin adalah transparan. Setiap transaksi dari dompet A ke dompet B tercatat selamanya di ledger publik.

Pemerintah AS menggunakan alat analisis canggih (seperti Chainalysis atau Elliptic) untuk melakukan tracing. Begitu sebuah alamat dompet kripto teridentifikasi milik entitas militer, pejabat, atau jaringan penyelundup minyak Iran, dompet tersebut diberi "label merah" (tainted).

Ketika aset dari dompet tersebut mencoba bergerak ke platform mana pun yang memiliki akses ke sistem keuangan global, sistem otomatis akan langsung mengunci aset tersebut.

3. Operasi Intelijen Siber: Penyitaan "Private Key"
Dalam dunia kripto, ada pepatah "Not your keys, not your coins". Jika Anda memegang private key (kunci akses utama), tidak ada yang bisa menyentuh Bitcoin Anda. Namun, intelijen AS (melalui FBI, DOJ, dan siber militer) memiliki cara untuk merebut kunci tersebut:

Peretasan balik dan Phishing: Agen siber AS melacak server atau perangkat pribadi yang digunakan oleh para pemimpin/peretas Iran untuk menyimpan private key atau seed phrase dompet mereka. Melalui celah keamanan siber, AS berhasil menyusup dan menyalin kunci tersebut.

"Just Outright Grabbed the Wallets": Seperti yang dikatakan Scott Bessent, dalam beberapa kasus AS secara langsung mengambil alih kendali dompet digital tersebut secara digital. Begitu private key berada di tangan penegak hukum AS, mereka langsung mentransfer Bitcoin tersebut ke dompet yang dikuasai oleh pemerintah AS (menjadikan AS salah satu pemegang Bitcoin terbesar di dunia).

4. Kerja Sama Internasional Menargetkan Server Fisik
Operasi ini tidak berjalan sendiri. AS bekerja sama dengan sekutu-sekutunya di Eropa untuk melacak infrastruktur fisik. Jika server-server yang digunakan oleh jaringan kripto ilegal Iran berada di negara sekutu Barat, polisi setempat bisa menyita server tersebut secara fisik, mengamankan data di dalamnya, dan menyerahkan akses dompet digitalnya kepada otoritas AS.

Kesimpulan: Apa yang Sebenarnya Terjadi?
Amerika Serikat tidak mengubah kode dasar Bitcoin atau membekukan jaringan Blockchain-nya. Yang dilakukan AS adalah:

Memaksa bursa kripto global untuk mengunci akun-akun milik entitas Iran (CeFi/Custodial Freeze).

Memburu, meretas, atau menyita private key milik para pelaku secara siber agar dana tersebut bisa dipindahkan secara paksa ke dompet pemerintah AS.

Langkah agresif ini terbukti memukul telak finansial Teheran, terutama di tengah inflasi dalam negeri mereka yang dikabarkan melonjak sangat tinggi akibat kombinasi tekanan militer dan sanksi ekonomi terpadu tersebut.

06/06/2026

Pengumuman dari Menteri Keuangan AS, Scott Bessent, mengenai penyitaan aset kripto senilai 1 milyar dolar AS (sekitar Rp16,3 triliun sampai Rp17,8 triliun) milik Iran merupakan bagian dari operasi gabungan berskala besar yang disebut "Operation Economic Fury".

Bagi banyak orang, hal ini memicu pertanyaan: Bukankah Bitcoin bersifat desentralisasi dan tidak bisa dibekukan secara sepihak oleh negara mana pun?

Secara teknis, jaringan Blockchain Bitcoin memang tidak bisa "dimatikan" atau dibekukan oleh pemerintah AS. Namun, AS berhasil menyita dana tersebut dengan menargetkan titik terlemah dalam ekosistem kripto: bursa penukaran (exchanges) dan kesalahan keamanan (human error) dari pengguna.

Coca cola
06/05/2026

Coca cola

Address

100 West Lucerne Circle, Suite 200 Tower
Orlando, FL
32801

Opening Hours

Monday 8am - 5pm
Tuesday 8am - 5pm
Wednesday 8am - 5pm
Thursday 8am - 5pm
Friday 8am - 5pm

Telephone

+14072502812

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when VIDE Freeman Holdings in Florida, Global Digital Consultant posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Share